Berbagai Jenis Media Pembelajaran – Perspektif Ahli dan Umum

Memahami jenis-jenis media pembelajaran adalah penting bagi pendidik agar dapat menyajikan pembelajaran dengan baik dan membuat peserta didik merasa nyaman. Dengan pemahaman ini, seorang guru juga dapat menyesuaikan metode yang tepat sesuai dengan kebutuhan siswa. Media pembelajaran adalah alat bantu yang digunakan untuk merangsang pikiran, perasaan, kemampuan, dan perhatian siswa dalam proses belajar di kelas. Terdapat berbagai jenis media pembelajaran yang telah diklasifikasikan oleh para ahli.

Menurut Arief S. Sadiman, media pembelajaran dapat dikelompokkan menjadi tiga macam yaitu media audio, media grafis, dan media proyeksi diam. Media audio berkaitan dengan indera pendengaran seperti radio dan alat perekam pita magnetik. Media grafis berkaitan dengan media visual seperti gambar, sketsa, poster, dan grafik. Media proyeksi diam adalah media visual yang memproyeksikan pesan seperti film bingkai dan media transparan.

Djamarah mengemukakan bahwa media pembelajaran dapat berhubungan dengan media auditif, media visual, dan media audio visual. Media auditif hanya mengandalkan suara seperti radio dan rekorder. Media visual hanya mengandalkan indera penglihatan seperti film dan foto. Media audio visual menggunakan unsur suara dan gambar.

Heinich and Molenda mengklasifikasikan media pembelajaran menjadi enam jenis dasar yaitu media cetak, media audio, media visual, media proyeksi gerak, manusia, dan benda tiruan (miniatur). Rudy Bretz mengklasifikasikan media pembelajaran menjadi enam klasifikasi yaitu media audio, media visual diam, media visual gerak, media audio semi gerak, media visual semi gerak, dan media audio visual gerak.

Kemp dan Dayton mengklasifikasikan media pembelajaran menjadi enam jenis dasar yaitu media cetak, media yang ditampilkan, Overhead Projector (OHP), rekaman suara, slide suara dan film strip, presentasi multi gambar, video dan film, serta pembelajaran berbasis komputer. Anderson mengklasifikasikan media pembelajaran menjadi beberapa jenis seperti media audio, media cetak, media audio-cetak, proyeksi visual diam, proyeksi audio visual diam, visual gerak, audio visual gerak, objek fisik, manusia dan lingkungan, dan komputer.

Henrich mengklasifikasikan media pembelajaran menjadi enam klasifikasi yaitu media yang diproyeksikan, media yang tidak diproyeksikan, media audio, media video, media berbasis komputer, dan multimedia kit. Azhar Arsyad mengklasifikasikan media pembelajaran menjadi empat kelompok yaitu media hasil teknologi cetak, media hasil teknologi audio-visual, media hasil teknologi yang berbasis komputer, dan media hasil gabungan teknologi cetak dan komputer. Leshin et al mengklasifikasikan media pembelajaran menjadi media berbasis manusia, media berbasis cetak, media berbasis visual, media berbasis audio-visual, dan media berbasis komputer.

Seels dan Glasgow mengklasifikasikan media pembelajaran menjadi media tradisional dan media teknologi mutakhir. Media tradisional meliputi visual diam yang diproyeksikan, visual yang tidak diproyeksikan, audio, penyajian multimedia, visual dinamis yang diproyeksikan, media cetak, dan permainan. Media teknologi mutakhir meliputi media berbasis telekomunikasi dan media berbasis mikroprosesor.

Syaiful Bahri Djamaroh dan Aswan Zain mengklasifikasikan media pembelajaran berdasarkan jenisnya, daya liputnya, dan bahan pembuatannya. Berdasarkan jenisnya, media pembelajaran terbagi menjadi media auditif, media visual, dan media audio visual. Berdasarkan daya liputnya, media pembelajaran dibagi menjadi media dengan daya liput luas dan serentak, media dengan daya liput terbatas oleh ruang dan tempat, dan media untuk pengajaran individual. Berdasarkan bahan pembuatannya, media pembelajaran dibagi menjadi media pembelajaran sederhana dan media kompleks.

Jenis-jenis media pembelajaran yang umum dan dapat digunakan antara lain media audio, media visual, media audio visual, media serbaneka, peta dan globe, gambar fotografi, dan lain-lain. Media audio digunakan untuk menyalurkan pesan audio seperti radio. Media visual menggunakan indra penglihatan seperti foto dan ilustrasi. Media audio visual menyajikan suara dan gambar seperti TV dan film. Media serbaneka disesuaikan dengan kondisi atau potensi suatu daerah. Peta dan globe digunakan untuk menyajikan gambaran dan data lokasi. Gambar fotografi adalah media pengajaran sederhana tanpa perlengkapan.

Tinggalkan komentar