Definisi, Peran, dan Maksud Seni Lukis

Seni lukis adalah cabang seni rupa yang berfokus pada kegiatan melukis dalam bidang dua dimensi. Lukisan dapat berupa representasi alam, seperti potret wajah, hewan, dan pemandangan, serta gambar abstrak yang merupakan ungkapan ekspresif dari seniman. Seni lukis merupakan pengembangan yang lebih utuh dari menggambar.

Pengertian seni lukis menurut beberapa ahli antara lain adalah sebagai berikut:
1. Galeria Fasya Art Studio: Seni lukis merupakan bagian dari seni rupa yang berbentuk karya dua dimensi dengan arti yang lebih luas dari sekedar menggambar.
2. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI): Seni lukis adalah karya berbentuk gambar yang dibuat dengan menggunakan pensil, pulpen, kuas, dan sebagainya.
3. Aristoteles: Seni lukis adalah sesuatu yang baik dan menyenangkan.
4. Harry Sulastianto: Seni lukis adalah cabang seni rupa murni berwujud dua dimensi yang biasanya dilakukan di atas kanvas dengan menggunakan cat minyak atau cat akrilik.
5. Myers (1962): Seni lukis adalah nilai-nilai intelektual, emosional, religius, simbolis, dan nilai-nilai subyektif lainnya.
6. Soni Ade dan Imam R.: Seni lukis adalah kekuatan peradaban manusia dan kekuatan budaya yang melatih seseorang untuk mengamati fenomena alam dan kehidupan.
7. Thomas Munro (2002): Seni lukis adalah alat buatan manusia untuk menimbulkan efek-efek psikologis pada manusia lain yang melihatnya.

Fungsi utama seni lukis adalah sebagai sarana untuk mengungkapkan ekspresi dan perasaan pribadi pelukis. Selain itu, seni lukis juga berfungsi sebagai media ekspresi yang dapat memunculkan ketertarikan tersendiri. Seni lukis juga memiliki fungsi fisik sebagai hiasan ruangan yang dapat meningkatkan nilai estetika.

Tujuan seni lukis dapat dibagi menjadi tujuh, di antaranya adalah tujuan komersial, tujuan ekspresi, tujuan estetis, tujuan kritik sosial, tujuan simbolis, tujuan religius, dan tujuan magis.

Ada beberapa teknik yang digunakan dalam seni lukis, antara lain teknik plakat, teknik aquarel, teknik spray, teknik pointilis, teknik tempera, teknik basah, teknik kering, dan teknik campuran. Setiap teknik memiliki kelebihan dan keunikan tersendiri.

Terdapat juga berbagai macam aliran seni lukis, seperti aliran surealisme, aliran romantisme, aliran futurisme, aliran pointilisme, aliran dadaisme, aliran naturalisme, aliran realisme, aliran impresionisme, dan aliran ekspresionisme. Setiap aliran memiliki karakteristik dan gaya yang berbeda dalam menggambarkan objek lukisan.

Tinggalkan komentar