Apa yang Dimaksud dengan Seni Rupa Modern?

Seni modern adalah karya seni yang diproduksi antara tahun 1860-an hingga 1970-an dengan menggunakan gaya dan filosofi seni yang berkembang pada masa itu. Pada periode ini, banyak seniman modern yang bereksperimen dengan gaya baru dan menghasilkan ide-ide baru tentang fungsi dan material yang digunakan. Ini juga menjadi awal munculnya beberapa aliran seni rupa modern di berbagai negara, termasuk di Indonesia.

Seni rupa modern adalah karya seni yang tidak terikat pada batasan budaya atau ciri khas suatu daerah. Karya seni ini mengutamakan unsur pembaruan, eksperimen, kebaruan, dan orisinalitas. Meskipun tidak terbatas pada suatu budaya, seni rupa modern tetap memiliki filosofi dan disesuaikan dengan aliran seni rupa yang sudah ada.

Pada zaman kekaisaran dan masa keemasan agama di Barat, seni rupa yang menonjol adalah seni yang megah seperti lukisan dinding besar, arsitektur istana dan gereja yang mewah, dan patung-patung besar dengan material mahal seperti marmer. Karya seni ini dibuat oleh seniman terkenal yang memiliki koneksi dengan institusi yang mengarahkan perkembangan seni.

Revolution Perancis pada tahun 1789 mengakhiri kekuasaan feodalisme dan berdampak signifikan pada dunia seni. Aliran seni rupa modern terus berkembang dan mengalami inovasi dari masa ke masa. Terdapat 20 aliran seni rupa modern yang harus diketahui, antara lain Romantisme, Impresionisme, Naturalisme, Kubisme, Realisme, Fauvisme, Ekspresionisme, Dadaisme, Surealisme, Futurisme, Pointilisme, Neo-Klasik, Post-Modern (Kontemporer), Gotik, Optik, Abstraksionisme, Primitif, Pittura Metafisica, Konstruktivisme, dan Pop Art (Populer Art).

Ciri-ciri seni rupa modern antara lain lebih minimalis, lebih rasional, bersifat universal, kreativitas, tidak memiliki unsur ornamen, memiliki bentuk dominan geometris, orisinal dan murni, memiliki konsep yang kuat, lebih fungsional, tidak terikat pada pakem tertentu, memutus hubungan dengan sejarah, dan konsep penciptaannya berlandaskan filosofi namun memiliki visualisasi yang tidak terbatas.

Seni rupa modern memiliki beberapa sifat/unsur, antara lain orisinal, pembaruan yang inovatif, eksperimental, dan mampu mengusung nilai-nilai baru. Munculnya seni rupa modern memberikan perubahan yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, seperti memberikan warna baru dalam pemenuhan kebutuhan fisik dan psikis manusia, memberikan pilihan karya seni yang disukai oleh masyarakat, dan meningkatkan kepopuleran para seniman.

Beberapa seniman terkenal pada masa perkembangan seni rupa modern di Indonesia adalah Affandi Koesoema, PERSAGI (S. Sudjojono, Surono, Abd. Salam, Agus Djajasumita), Raden Saleh, Achmad Sadali, dan Kartono Yudhokusumo. Contoh-contoh seni rupa modern dapat ditemukan pada lukisan-lukisan mereka, seperti lukisan Badai karya Raden Saleh, lukisan Revolusi Kemerdekaan Indonesia karya Kartono Yudhokusumo, dan lukisan pengemis karya Affandi Koesoema.

Tinggalkan komentar